Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

ANALISIS TARGET PEMBANGUNAN 2024: MENUJU PENCAPAIAN KESEJAHTERAAN

Pemerintah telah menetapkan sejumlah target pembangunan untuk tahun 2024 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui serangkaian indikator yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan pembangunan manusia, tujuan tersebut diarahkan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Tingkat Pengangguran (5,0% - 5,7%) Rentang target untuk tingkat pengangguran, yang berkisar antara 5,0 hingga 5,7 persen, merupakan sebuah titik fokus yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi negara serta menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam konteks global yang terus berubah dan dinamis, upaya untuk mengendalikan tingkat pengangguran menjadi sebuah tantangan yang tidak dapat diabaikan, mengingat pengangguran yang tinggi tidak hanya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi tetapi juga dapat meningkatkan ketidakstabilan sosial dan politik. Oleh karena itu, rentang target yang diberikan mencerminkan kesadaran ...

Analisis Artikel Opini "Banalitas Etik dalam Pemilu: Bahaya di Balik Normalisasi Pelanggaran Etika"

Dalam artikel opini yang berjudul "Banalitas Etik dalam Pemili: Bahaya di Balik Normalisasi Pelanggaran Etika" , M Yunasri Ridhoh memaparkan bahaya dari normalisasi pelanggaran etika dalam konteks Pemilihan Umum (Pemilu) dan pentingnya kesadaran akan hal ini bagi integritas demokrasi analisis mendalam tentang konsep banalitas etik, yang menggambarkan bagaimana pelanggaran etika dianggap biasa atau sepele, dipertimbangkan secara kritis.  Selain itu, artikel tersebut menyoroti perlunya kesadaran publik untuk normalisasi pelanggaran etika dalam pemilu. Normalisasi Pelanggaran Etika dalam Pemilu Penulis mengawali artikel dengan menegaskan bahwa meskipun pemilu sering kali tidak sempurna, normalisasi pelanggaran etika tidak boleh diabaikan.  Dalam konteks pemilu, penulis mencatat peningkatan praktik yang melanggar etika, seperti politik uang, penyebaran informasi bohong, dan intimidasi terhadap pesaing. Penulis menekankan bahwa ini tidak boleh dianggap biasa, tetapi harus terus di...